About this blog: It consists of free articles and pictures based on erwan's recent interests only (most are related to education field) and the rest are about the ongoing issues. Some are taken and linked from the source sites while the others are of his own. FYI, the links (in the side bar) are also prepared due to the needs of his job; to encourage his students to learn English via internet, to provide them with helpful sources, and gadgets, and to communicate with them as well. However, visitors from worldwide are also welcome here. Please leave your comments in any space provided to make it better and better in the days to come. Belajar bahasa itu indah Thank you.

INFO GRESS!

Mulai tahun pelajaran 2013-2014 ini saya hijrah mengajar ke kelas XII IS 1, 2 dan 3. Buat bocah rombel X kemaren yang pernah belajar bareng saya dan masuk ke kelas diatas ' I just wanna say, Hey, It's you again! and you know what? as I told you all before, E-Primbon kalian di rombel X kemarin kudu diaktifkan kembali. Well? Any problem? It's never too late to start all over again. Saat bekerja telah tiba. Ayo Semangat!
Anyway, buat bocah rombel X yang baru gabung di SMADA Tahun ini masih boleh browsing dan unduh apa aja di blog ini atawa di blog rombel X RSBI. Raw material nya di sini ato di sana.
Terimakasih. I LOVE YOU ALL.

Jumat, 25 September 2009

From Listrik to Gambut

Habis gelap terbitlah terang..habis terang? Gelap menjelang.. Bak roda berputar, kadang tiba giliran diatas dan dbawah.. Ngomongin apa coba? Hm.. Ini lagi nyoba ngegambarin keadaan listrik kita yang masih byar-pet gitu! Gelap terang gelap lagi. Saat ingat penjelasan PLN tentang sebab musabab padamnya listrik karena msh kurangnya pasokan, dtambah lagi jadwal rutin perawatan tiap tahun plus kendala di lapangan kaya faktor alam, dan pencurian sehingga PLN kerap ngeklaim terus merugi kayae kok logis dan bisa diterima. Tapi, kalo liat kepentingan akan listrik yang kita bayar buat kebutuhan hidup kok ya kita jadi yang dirugikan? Apalagi pemadamannya cukup sering. Yang ada cuma pasrah. Beberapa yang mampu, beli jenset. Yang laen pake emergency lamp, petromaks, lilin sampe uplik. BBM mahal. Ah, bukannya batubara yang jd salah satu bahan bakar itu diangkut dari kalimantan? Ada yg bilang, Kapal angkut bbm telat datang..hm, kenapa tu batubara ga dipake disini aja ya.. Ato, waduk lagi surut..Hm.. Ga diantisipasi apa? Pasti lagi-lagi karena ada ulah oknum.. Ga di masyarakat, ga di PLN. Ekonomi sulit pun jadi motivasi mereka berbuat curang. Buat yang miskin mungkin masih masuk akal walopun tetap ga bisa dibenarkan demi hukum. Tapi buat oknum yang sudah kaya? Punya jabatan? Hm.. Kemaruk kayaknya kata yang lebih pas. Bayangkan, sudah kabut asap menyesakkan, mati lampu pula. Wah, sempurnalah keadaan. Saat melihat gambut yg terus mengepul terbitlah harapan. Optimis kan bagus? Semoga saja segera ditemukan teknologi yg bisa membuat lahan gambut kita menjadi energi untuk menghidupkan listrik. Ato sudah ya? Tapi kok... Kalo punya listrik sendiri kan enak. Jadi ga tergantung lagi dgn PLTA prop.tetangga ato pasokan BBM yg telat. Gimana mau ada investor masuk kalo listrik aja sulit? Bila betul gambut berdaya guna sebagai alternatif sumber energi, Niscaya tak kan ada lagi yg membakar lahan gambut semena-mena karena gambut akan punya nilai ekonomi. Dampak positif laen? Tak kan lagi ada kabut asap yang menyesakkan di petak danum kita. Airport dan sekolah tak lagi harus diliburkan.. Apakah tahun depan masih seperti sekarang? Kita tunggu saja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

any opinion?

Avatar anak BING rombel X SMADA yang manfaatin ICT: